Sugeng rawuh--selamat datang--welcome... :)

Selamat datang di blog Bimo Suryojati Photography (bimosphotography)

Blog ini saya buat untuk memperkenalkan
diri, dan memperkenalkan (gallery) karya foto saya kepada anda semua.
Beberapa dari foto di bawah adalah karya komersial yang telah saya lakukan, beberapa yang lain merupakan hasil hunting dan hasil belajar fotografi yang akan terus saya perbaiki sampai batas kemampuan saya..

Akhir kata, semoga layak untuk dinikmati, dan bisa meramaikan dunia fotografi Indonesia..

Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan,
terima kasih matur nuwun

Bimo Suryojati

(agar lebih nyaman dalam melihat/membaca galery dan uraian dari foto-foto saya, anda bisa memilih berdasarkan judul atau tema yang ada dalam BLOG ARCHIEVE, trimakasih.. :) )


Saturday, May 1, 2010

8. Pengejar Matahari

Judul atau tema ini berisi foto-foto yang saya persembahkan bagi setiap mahkluk
(terutama manusia) yang telah memulai aktifitas hidupnya semenjak terbitnya matahari. Sepertinya matahari adalah 'energi' bagi mereka, yang membangunkan tidur, menyemangati untuk segera mandi dan bersiap-siap, dan mendampingi saat beranjak menuju tempat beraktivitas apapun itu. Semua bergerak semangat seperti takut tertinggal matahari. Sungguh pemandangan yang 'inspiring' buat saya. Semangatt semangaattt!!!! :)

7. Belajar memaknai...

Dalam judul ini saya memasukkan foto-foto benda-benda yang ada disekitar saya. Benda-benda yang tampak 'kecil', atau tampak tidak terperhatikan. Benda-benda yang tidak menarik, sudah dilupakan, tidak terpakai, atau bahkan yang telah dibuang.
Bagi saya (subyektif menurut saya yah), melihat benda-benda tersebut membuat saya merasa seperti diingatkan akan betapa 'kecilnya' saya di alam semesta yang indah ini. Mengingatkan pula kepada saya, bahwa suatu saat saya bisa menjadi benda itu ketika masa saya telah datang (hhmmmhhh....)


Namun saya teringat akan sebuah ungkapan, bahwa yang lebih penting adalah bukan menjadi apa kita nanti, melainkan apa yang kita lakukan dalam menjalaninya. Apakah kita telah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dunia? Hal tersebut yang akan menentukan akan menjadi apa kita nanti, dan menentukan sikap orang terhadap kita ketika masa kita telah datang...
Saya sangat sepakat dengan ungkapan tersebut, Bismillah.... :)


Foto (di bawah ini) yang kemudian saya pasang menjadi Header di blog ini juga merupakan salah satu foto yang memberikan banyak makna buat saya. Ada sebuah cerita yang mungkin agak-agak terlalu 'melo' bagi sebagian orang, namun bagi saya yang mengalaminya, ketika memotret foto tersebut memang ada sebuah 'penemuan' makna yang cukup berkesan.


Foto tersebut saya buat ketika saya berada di Kalimantan. Di sebuah pagi saya keluar dari tempat menginap, berharap mendapat moment sunrise (saat itu keadaan mendung). Kebetulan di samping rumah ada sebuah halaman (kira-kira seluas lapangan voli). Banyak ternak kambing dan sapi di tanah lapang tersebut. Karena memang sedang musim hujan, lapangan itu jadi becek (dan memang ga ada ojek yak, he2), banyak semak alang-alang, dan kotoran ternak dimana-mana. Setelah subuh saya sudah stand by di situ sambil melihat ke arah datangnya matahari terbit. Namun saya kecewa, karena ternyata sudut munculnya Matahari tidak terlalu menarik (buat saya), lagipula mendung. Di tengah kekecewaan tersebut, saya teringat kata-kata yang pernah diucapkan seorang 'saudara' pada saya, sebuah kalimat filosofis yang pada awalnya kedengaran agak-agak terlalu klise dan 'cengeng'. Beliau berkata kurang lebih begini, "..keindahan itu bisa muncul dimana saja, bahkan di tempat yang tampak buruk sekalipun , tergantung bagaimana kita mau melihatnya...".
Meningat kata-kata tersebut, kemudian mata saya yang tadinya saya arahkan ke langit, saya turunkan ke tanah becek tersebut. Ternyata matahari memantul cantik sekali di kubangan-kubangan kecil diantara kotoran-kotoran ternak itu. Menurut saya lebih indah dan meaningful daripada view sunrise yang saya harapakan sejak pagi. Maka jadilah foto ini... mungkin bukan sesuatu yang luar biasa, namun bagi saya pribadi, pengalaman ini cukup sangat berkesan, dan akan saya ingat selalu.. (big thanks to Mas Duma :) )